Singgahnya helikopter itu menarik perhatian kalangan wartawan, karena diperkirakan helikopter tersebut mengangkut Kapolda Irjen FX Soenarno. Namun ketika helikopter mendarat, yang turun bukan kapolda, melainkan ajudannya yang bernama Agung.
Muncul spekulasi, kapolda turun di Nusakambangan untuk mengecek persiapan eksekusi sekaligus menghindari kejaran wartawan. Sedangkan, helikopter tersebut singgah di bandara hanya untuk mengisi bahan bakar.
Ketika ditunggu beberapa saat, satu mobil tangki masuk ke landasan dan langsung mengisi bahan bakar helikopter tersebut. Dalam waktu kurang dari satu jam, pengisian bahan bakar telah usai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Dermaga Wijayapura, aktivitas berlangsung seperti biasa. Penjagaan hanya ditambah tiga personel marinir dan sejumlah Satpol PP.
Sementara dari SPN Purwokerto dilaporkan, ada satu helikopter yang tengah parkir. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian mengenai hal tersebut, termasuk soal eksekusi.
(try/djo)











































