Lelaki yang bernama Hafiv Sabaro, SAg (35), warga Jalan Raden Fatah No 2, RT 2, RW 42, Kelurahan Ilir Barat I Palembang. Diduga Hafiv sengaja melompat dari lantai lima di dekat bioskop 21 dan langsung terjun bebas ke atrium menghantam etalase toko. Saat jatuh korban ditemukan oleh Asari Hasan (41) yang sehari-harinya Koordinator Satpam IP.
Korban hingga saat ini masih dirawat di Unit Gawat Darurat RSI Siti Khadijah. Kondisi korban mengalami patah kaki kanan, luka kaki kiri, pelipis kanan luka dan jari tangan semuanya luka terkena pecahan kaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurut Evi, suaminya mengalami tekanan jiwa sejak 2003 lalu. Saat itu Hafiv yang berstatus sebagai salah satu guru di SMA PPKP dicalonkan sebagai kepala sekolah di sekolah swasta di kawasan Tanjung Api-api. Namun, rencana itu tidak terlaksana dan korban pun mengalami stres bahkan depresi. Havif pernah menjadi dosen Syariah di IAIN Raden Patah Palembang.
Evi, istri dari korban Hafiv Sabaro mengatakan sempat resah. Selama seminggu dia selalu tidak tenang dan terpikir terus tentang suaminya.
"Firasat ado sekitar seminggu yang lalu tidak enak, suami saya bekerja bantu-bantu ikut temannya. Kalau tidak minum obat dia tidak bisa tidur dan gelisah, obat ada empat macam sehari tiga kali," kata Evi kepada pers di RS Khadijah.
Buru-Buru Masuk IP
Menurut Untung, petugas keamanan IP, Rabu (05/10/2008) pagi tadi, sekitar pukul 08.45 WIB dirinya melihat seorang lelaki yang mondar-mandir. Lelaki tersebut menurut Untung mengenakan baju kaos bermotif garis-garis kuning dan merah.
Menurut Untung, saat dirinya sudah memberitahu lelaki itu bahwa IP belum buka. Tetapi lelaki itu terlihat berusaha untuk mencari pintu masuk ke IP. Sekitar pukul 09.00 WIB, IP baru buka. Saat itulah korban masuk ke IP ketika ada seorang pegawai toko di lantai lima bernama Suroso masuk.
Sementara itu Suroso mengatakan ketika itu korban memang masuk bersama dirinya. Korban pun menurut Suroso naik ke lantai lima sedangkan Suroso turun ke lantai bawah setelah membuka tokonya dan bermaksud untuk mengeluarkan mobil di lantai bawah.
Ketika Suroso berada di lantai bawah itulah dirinya mendapat informasi ada orang yang jatuh dari lantai lima. Saat itu dirinya melihat bahwa orang yang jatuh tersebut memang orang yang ikut naik ke lantai lima bersama dirinya.
(tw/djo)











































