"Kami mengimbau jangan terprovokasi untuk melakukan aksi balasan," kata Irfan S Awwas, Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, di kantornya Jl Karanglo, Kotagede, Yogyakarta, Rabu (5/11/2009).
Irfan sempat menyinggung soal beredarnya 'surat wasiat' Amrozi cs yang memerintahkan pembunuhan terhadap sejumlah tokoh dan pejabat negara. Irfan sangat tidak yakin surat tersebut dibuat oleh Amrozi cs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Irfan menilai rencana pemerintah mengeksekusi Amrozi cs terlalu berlebihan. Sehingga halย menimbulkan kecurigaan di masyarakat.
"Ini seperti euforia yang berlebihan dan tidak pernah terjadi pada terpidana mati sebelumnya," ungkap pria yang juga pernah 'tinggal' di LP Batu Nusakambangan selama 9 tahun.
Irfan menambahkan, MMI mendesak pemerintah menguak aktor intelektual kasus bom Bali I. Jika tidak, hal itu membuktikan pemerintah sendiri ikut terlibat dalam melakukan fitnah terhadap bangsa dan rakyat.
"Kepada Amrozi, Muklas dan Imam Samudra kami minta sabar dan ikhlas," ungkap Irfan.
(bgs/djo)











































