Seperti diberitakan sebelumnya, Aseng ditemukan tewas di kamar tengah rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (5/11/2008). Polisi yang datang ke lokasi pun langsung melakukan penyelidikan. Mereka mendatangkan seekor anjing pelacak.
Saat melakukan 'tugasnya', anjing pelacak tersebut terlihat hanya mondar-mandir di sekitar rumah korban. Sesekali anjing tersebut menuntun petugas keluar rumah, namun kemudian masuk lagi. Sampai akhirnya dia berhenti di satu titik di bawah lubang plafon rumah Aseng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya kedua pemuda tersebut sempat berusaha melarikan diri ke atas plafon tetangga Aseng. Namun polisi dan warga yang sudah mengetahui keberadaan pelaku tidak tinggal diam. Mereka mengepung rumah Aseng dan tetangganya dari berbagai penjuru. Suasana pun sempat hiruk pikuk.
Namun tak lama kemudian pelaku bisa diringkus dan langsung diamankan polisi ke Polsek Gunung Putri. Keduanya nyaris menjadi korban amuk massa.
(djo/asy)











































