Madinah Diguyur Hujan, Jalanan Kota Tergenang

Laporan dari Arab Saudi

Madinah Diguyur Hujan, Jalanan Kota Tergenang

- detikNews
Rabu, 05 Nov 2008 06:05 WIB
Madinah Diguyur Hujan, Jalanan Kota Tergenang
Madinah - Selama 4 hari berturut-turut, kota Madinah terus diguyur hujan, meski  intensitasnya berbeda-beda. Khusus untuk Selasa (4/11/2008) sore pukul 18.00 waktu  setempat, hujan terlihat lebih lebat disertai angin kencang dan kilat.

Hujan deras terjadi hampir 1 jam. Namun sempat, dalam beberapa menit, butiran salju ikut juga turun dari langit.

Pantauan wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid dari kota Madinah, beberapa perempatan menuju masjid Nabawi digenangi air setelapak kaki. Akibatnya,  petugas kebersihan jalan kota Madinah harus mendorong genangan air itu ke saluran-saluran drainase yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk di masjid Nabawi, hujan yang disertai salju ini juga membuat para pembersih masjid bekerja keras mendorong air ke saluran-saluran yang ada. Akibatnya, beberapa halaman yang biasanya dijadikan tempat jamaah harus  dipindahkan ke dalam.

Penduduk Madinah Hujan-Hujanan

Hujan bagi masyarakat Madinah dan Arab Saudi pada umumnya merupakan berkah yang harus dirayakan. Tak ayal, ketika hujan tiba disore hari seperti hari ini, mereka berbondong-bondong untuk turun ke jalan. Ada yang menggunakan mobil dengan mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil sambil melambai-lambaikan tangan dan banyak juga yang berjalan-jalan sambil bercengkrama.

Menurut petugas haji indonesia Sucipto, perilaku orang Arab ini didorong karena jarangnya turun hujan di Arab Saudi, sehingga ketika hujan turun dimanfaatkan untuk berjalan-jalan keliling kota.

"Bagi orang Arab hujan itu berkah. Karena hujan turun hanya pada saat pergantian musim panas ke dingin atau sebaliknya. Makanya ketika turun hujan, mereka merayakan dengan turun-ke jalan-jalan dengan mobil. Beda dengan di kita (Indonesia) yang justru ngumpet kalau hujan," terang Pria asal Sragen ini. (yid/ndr)


Berita Terkait