Anak Osama Bin Laden Minta Suaka ke Spanyol

Anak Osama Bin Laden Minta Suaka ke Spanyol

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2008 22:17 WIB
Anak Osama Bin Laden Minta Suaka ke Spanyol
Madrid - Salah satu anak dari pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden, Omar Bin Laden tiba-tiba mengajukan suaka politik seusai menginjakkan kaki di Spanyol. Entah karena alasan apa, Omar yang aslinya tinggal di Kairo, Mesir itu meminta suaka politik di negara di ujung selatan benua Eropa tersebut.

Seperti dikutip AFP, Selasa (4/11/2008), Kementerian Dalam Negeri Spanyol membenarkan hal ini. Omar (28 tahun) meminta suaka di Spanyol setelah permintaan serupa yang diajukannya di Inggris ditolak pemerintah setempat. Sedianya, Omar ingin mendapat izin tinggal di Inggris bersama istrinya Zaina Alsabah Bin Laden, seorang perempuan Inggris berusia 52 tahun, yang bernama asli Jane Felix-Browne.

"Ia meminta suaka politik," jelas Menteri Dalam Negeri Spanyol Alfredo Perez Rubalcaba dalam sebuah konferensi pers, tanpa menjelaskan alasan di balik pengajuan suka tersebut. "Kami juga mengetahui bahwa sebelumnya ia telah
berkeliling ke sejumlah negara di Eropa," tambahnya. Menurut ketentuan di Spanyol, keputusan mengenai pemberian suaka akan diberikan maksimal dalam jangka waktu 72 jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kedutaan Besar Inggris di Kairo yang menolak keinginan Omar tinggal di Inggris berdalih bahwa kehadiran Omar di Inggris akan menjadi perhatian masyarakat luas.

Omar sendiri adalah anak kesebelas dari istri pertama Osama Bin Laden, tokoh yang dicap pemerintah Amerika Serikat sebagai teroris. Omar, yang menyebut dirinya seorang pasifis, mengaku telah mengajak ayahnya untuk berhenti mengangkat senjata dan melakukan kekerasan.

"Saya telah mencoba berkata kepada ayah saya. Carilah cara lain untuk mencapai tujuanmu. Bom-bom ini, senjata-senjata ini, semua tidak akan membawa manfaat bagi siapapun,"Β  tutur Omar.

Omar Bin Laden sebelumnya pernah mengikuti kamp pelatihan Al-Qaeda di Afghanistan sebelum meninggalkan kamp tersebut atas restu ayahnya pada tahun 2000. Omar mengaku bahwa sejak saat itu, ia tak pernah lagi berbicara dengan ayahnya. (alf/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads