"Sebagian ada yang mendukung tapi ada juga yang terlihat memusuhi. Terutama mungkin dari senior-senior," ujar Satria ketika ditemui detikcom di rumahnya, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2008).
Satria yang mengenakan kaos putih terlihat bolak-balik membuka dan membaca pesan singkat pada telepon selulernya.
"Ternyata banyak teman-teman yang mendukung di sekolah. Banyak teman-teman yang tidak suka dengan pelatih itu akhirnya," ujar dia.
Kenapa ingin pindah sekolah?
"Karena merasa malu dan tertekan jika harus tetap bersekolah di sana," tandas dia. (nwk/gah)











































