Kali ini mereka tidak bersama kapal Rainbow yang pernah mereka bawa ke Riau beberapa waktu lalu. Kapal kali ini jauh lebih besar yakni Esperanza. Kapal itu berlabuh di Sei Pakning Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Selasa (4/11/2008) sekitar pukul 13.10 WIB.
Kapal Esperanza tiba di Sei Pakning setelah sebelumnya mereka berlayar dari Jakarta. Kapal itu membawa rombongan aktivis lingkungan terbesar di dunia ini sebanyak 31 orang. Mereka akan berada di Riau selama sepekan mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lokasi Semenanjung Kampar ini menjadi perhatian khusus Greenpeace karena memiliki kedalaman lebih dari 20 meter. Ini merupakan lahan gambut terdalam di Indonesia," kata Bustar Maitar, Forest Campaigner, Greenpeace saat dihubungi wartawan
Bustar menjelaskan, kapal mereka juga membawa heli yang nantinya akan memantau lahan gambut Semenanjung Kampar dari udara. Kehadiran para aktivis ini, menurut Bustar, belum mendapat halangan atau kendala dari pihak aparat setempat. Namun sejumlah instansi terkait sudah memeriksa semua kelengkapan para aktivis itu.
"Kelengkapan administrasi kami sudah diperiksa sejumlah instansi terkait. Sejauh ini tidak ada masalah, semuanya lancar-lancar saja. Malah kami dilayani dengan baik kok," kata Bustar.
(cha/djo)










































