Pengamat: KPI Jangan Asal Cut 'Empat Mata'

Pengamat: KPI Jangan Asal Cut 'Empat Mata'

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2008 18:21 WIB
Pengamat: KPI Jangan Asal Cut Empat Mata
Jakarta - Penghentian tayangan 'Empat Mata' ditanggapi beragam. Pengamat pertelevisian Veven SP Wardana menilai seharusnya acara tersebut mendapatkan peringatan dulu sebelum di-cut.

"Seharusnya kan ada peringatan dulu. Tidak langsung di-cut begitu saja," kata Veven kepada detikcom, Selasa (4/11/2008).

KPI menilai 'Empat Mata' kembali melakukan pelanggaran. Pelanggaran tersebut terjadi saat Tukul menghadirkan Sumanto sebagai bintang tamu pada Rabu, 29 Oktober 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lihat apa pelanggaran itu sama atau tidak. Kalau kesalahannya diulang berkali-kali baru bisa di-cut," katanya.

Namun, Veven menilai penampilan Sumanto sebagai bintang tamu acara tersebut memang kurang pas. Apalagi ada bintang tamu yang memakan ikan hidup-hidup, sehinga menvisualkan kanibalisme.

"Tidak jelas apa motivasi menghadirkan Sumanto, apa menjelaskan mengenai insafnya Sumanto yang dulu kanibal atau apa?" kritisnya.

KPI mengambil tindakan pada 'Empat Mata' berdasarkan pengaduan masyarakat. Sebelumnya lembaga negara tersebut juga sudah menegur 'Empat Mata' sebanyak tiga kali pada 5 Mei 2007, 27 September 2007 dan 25 Agustus 2008. (nal/iy)


Berita Terkait