Puluhan orang yang terdiri dari ulama, santri dan santriwati itu mengaku tergabung dalam Jaringan Islam Underground (JIUN). Mereka berkumpul di musala setempat yang bernama Al Huda. Para anggota JIUN itu terlihat khusyuk saat membaca Surat Yasin.
Pantauan detikcom, penampilan para anggota JIUN ini tidak berbeda dengan kebanyakan umat muslim lainnya di Indonesia. Kaum prianya kebanyakan mengenakan baju koko dengan aneka warna. Hanya beberapa orang yang mengenakan baju gamis. Sedangkan kaum wanitanya mengenakan jilbab, tidak bercadar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Molid juga menuding ada campur tangan asing yang menyudutkan umat Islam. Islam digambarkan sebagai sebuah agama yang identik dengan kekerasan dan terorisme. "Padahal Islam adalah agama yang mulia," ujar Molid.
Usai menggelar doa bersama, satu persatu anggota JIUN meninggalkan Musala Al Huda. Tak lama kemudian, hujan deras turun mengguyur daerah tersebut.
(djo/asy)











































