Awal peristiwa yang terjadi dinihari tadi saat Taufik mulai mabuk minuman keras di pusat prostitusi reman-remang di Tanah Tinggi, Kebon, Kacang, Jakarta Pusat. Usai menenggak beberapa botol bir, perilakunya mulai tidak terkontrol.
"Semua pengunjung ditantang berkelahi, tapi nggak ada yang ngeladenin," kata saksi Elly, pemilik warung, kepada wartawan, Selasa (4/11/2008).
Lantaran dicuekin, Taufik keki juga. Lantas, dia mendekati seorang perempuan dan langsung menampar wajah perempuan itu.
Benar saja, pancingan Taufik cukup manjur. Seseorang langsung mendekati Taufik karena tidak suka ceweknya ditampar.
" Ada perkelahian. Tapi Taufik sempoyongan karena mabok dan kalah. Orang itu langsung mencabut belati dan menusuk di punggung," kata Elly.
Dalam pergulatan itu, pengunjung kafe remang-remang tidak ada yang berani melerai.
Setelah Taufik tersungkur mencium tanah, pelaku yang kini buron langsung kabur.
Sementara Taufik meregang nyawa saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
(Ari/gah)











































