Polisi Selidiki Pengirim SMS Ancaman Bom

Jelang Eksekusi Amrozi Cs

Polisi Selidiki Pengirim SMS Ancaman Bom

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2008 16:13 WIB
Polisi Selidiki Pengirim SMS Ancaman Bom
Jakarta - Sebuah teror bom yang disampaikan melalui short messaging services (SMS) Call Center Polda Metro Jaya di 1717 kembali menggemparkan warga menjelang eksekusi Amrozi cs. Siapakah pelaku di balik teror yang mencemaskan tersebut?

"Kami masih menyelidiki siapa pengirim SMS tersebut," ujar Kepala Densus 88 Polda Metro Jaya Kombes Rudi Supahriadi ketika dihubungi wartawan, Selasa (4/11/2008).

Polisi belum bisa mengatakan apakah ancaman bom tersebut terkait dengan jaringan teroris Amrozi cs atau tidak. Namun, pesan yang masuk ke Call Center Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa bom yang berdaya ledak tinggi jenis TNT ini akan diledakkan di Kedutaan Besar Amerika dan Australia apabila Amrozi cs dieksekusi.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ancaman bom tersebut tidak terbukti, tapi pengamanan di sekitar Kedutaan Besar diperketat terkait adanya ancaman bom tersebut. Dua tim Gegana Polda Metro Jaya dan kepolisian setempat diterjunkan ke tempat tersebut untuk mengantisipasi adanya ancaman tersebut.

"Memang tiga Kedubes ini (Amerika, Inggris dan Australia) rawan akan ancaman bom, jadi pengamanan kita tingkatkan di area tersebut," ujar Kepala Sub Bidang Publikasi AKBP Mahbub.

Sementara itu, peningkatan pengamanan terlihat di beberapa objek vital seperti di Kedutaan Besar, pusat perkantoran, pusat perbelanjaan, dan beberapa titik di perbatasan pintu masuk Jakarta. Selain itu, pemeriksaan terhadap mobil boks dan mini bus yang memasuki gedung-gedung dilakukan lebih intensif.

"Yang jelas dengan adanya eksekusi Amrozi cs ini, kita jangan sampai kecolongan," ujar Mahbub. (mei/asy)


Berita Terkait