Longsor, Banjir dan Angin Kencang Ancam Sumbar

Longsor, Banjir dan Angin Kencang Ancam Sumbar

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2008 14:42 WIB
Jakarta - Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Tabing Padang meminta warga mewaspadai kemungkinan datangnya bencana yang menyertai hujan, seperti banjir, longsor dan angin kencang. Diperkirakan, selama November 2008 curah hujan di kawasan Sumatera Barat (Sumbar) masih tinggi. Curah hujan bahkan diperkirakan bisa berada di atas normal mencapai 600 mm.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMG Stasiun Tabing Padang, Amarizal, ketika dihubungi detikcom, Selasa (4/11/2008) mengatakan sejak 1 sampai 3 November, pihaknya mencatat curah hujan sudah mencapai 60 mm. Bila angka tersebut konstan, curah hujan bulan ini diperkirakan bisa mencapai 600 mm.

"Mengingat kondisi geografis Sumbar yang berbukit-bukit, kita meminta agar warga tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor. Normalnya, pada November ini curah hujan sekitar 450 mm. Namun, tidak tertutup kemungkinan kondisi di atas normal bakal terjadi. Kita juga minta warga di kawasan pesisir waspada terhadap kemungkinan banjir," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Amarizal mengatakan, angin kencang disertai hujan masih mungkin terjadi karena perubahan arah angin di kawasan Sumbar. Angin datang dari selatan, berbelok ke timur di kawasan Sumbar karena rendahnya tekanan udara di kawasan khatulistiwa. Hal itu, menurutnya, memungkinkan terjadinya angin kencang ketika ada awan gelap.

"Meski demikian, ombak di perairan kawasan barat Sumatera relatif normal dengan ketinggian ombak antara 1,5 hingga 2 meter. Kondisi itu masih aman untuk aktifitas pelayaran dan nelayan," tukasnya. (yon/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads