Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMG Stasiun Tabing Padang, Amarizal, ketika dihubungi detikcom, Selasa (4/11/2008) mengatakan sejak 1 sampai 3 November, pihaknya mencatat curah hujan sudah mencapai 60 mm. Bila angka tersebut konstan, curah hujan bulan ini diperkirakan bisa mencapai 600 mm.
"Mengingat kondisi geografis Sumbar yang berbukit-bukit, kita meminta agar warga tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor. Normalnya, pada November ini curah hujan sekitar 450 mm. Namun, tidak tertutup kemungkinan kondisi di atas normal bakal terjadi. Kita juga minta warga di kawasan pesisir waspada terhadap kemungkinan banjir," katanya.
Lebih lanjut, Amarizal mengatakan, angin kencang disertai hujan masih mungkin terjadi karena perubahan arah angin di kawasan Sumbar. Angin datang dari selatan, berbelok ke timur di kawasan Sumbar karena rendahnya tekanan udara di kawasan khatulistiwa. Hal itu, menurutnya, memungkinkan terjadinya angin kencang ketika ada awan gelap.
"Meski demikian, ombak di perairan kawasan barat Sumatera relatif normal dengan ketinggian ombak antara 1,5 hingga 2 meter. Kondisi itu masih aman untuk aktifitas pelayaran dan nelayan," tukasnya. (yon/djo)











































