Akankah Sejarah Terulang? Obama Kalah Seperti Al Gore

Akankah Sejarah Terulang? Obama Kalah Seperti Al Gore

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2008 13:11 WIB
Akankah Sejarah Terulang? Obama Kalah Seperti Al Gore
Washington - Pilpres AS sudah di depan mata. Ada skenario buruk bagi Partai Demokrat. Capres mereka, Barack Obama memenangi suara terbanyak. Namun capres Partai Republik John McCain meraih kemenangan Electoral College.

Memang, dalam sebagian besar polling, McCain berada di bawah Obama. Hasil survei juga menunjukkan, Obama berpeluang besar untuk meraih 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangi pilpres.

Ini artinya, di atas kertas, peluang McCain untuk menang, tipis. Namun sejumlah polling di saat-saat terakhir menjelang pilpres, Senator Arizona itu berhasil unggul tipis atas Obama di sejumlah negara bagian kunci: Virginia, Florida, Ohio dan Pennsylvania. Demikian seperti dilansir harian The Telegraph, Selasa (4/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika polling tersebut akurat dan para pemilih yang belum menentukan pilihan di negara-negara bagian itu akhirnya memilih McCain, Demokrat akan menelan pil pahit. Kekalahan Demokrat dalam pilpres 2000 akan terulang.

Pada tahun 2000 itu, capres Demokrat Al Gore memenangi suara populer (terbanyak) dengan mengumpulkan 537.179 suara. Namun rivalnya dari Republik, George W. Bush memenangi penghitungan suara elektoral yang menentukan kursi kepresidenan: 271 suara elektoral. Sedangkan Gore cuma mendapat 266 suara elektoral.

Hasil itu belum jelas benar hingga penghitungan ulang di Florida selesai dilakukan. Hasilnya, 25 suara elektoral dari Florida diberikan kepada Bush yang menang dengan selisih hanya 537 suara.

Yang menarik, sebelum pilpres 2000 itu, para pengamat politik memprediksi yang sebaliknya. Bahwa Bush mungkin memenangi suara terbanyak namun kalah dari Gore dalam perolehan suara elektoral.

Kini dalam pilpres AS, sehari menjelang momen menentukan itu, Obama teratas di hampir semua polling nasional.

Namun tetap saja kemungkinan lain bisa terjadi. Bahwa mungkin saja McCain memenangi suara terbanyak namun Obama yang akhirnya menduduki Gedung Putih.

Satu lagi kemungkinan. Perolehan suara elektoral Obama dan McCain imbang. Dalam kasus itu, anggota-anggota baru DPR AS akan menentukan pemenangnya.

Yah... dalam politik, apapun bisa terjadi....

Siapa kandidat terkuat pilihan Anda? Anda bisa menentukannya lewat Polling Pilpres AS berhadiah Blackberry dan iPod. (ita/iy)


Berita Terkait