Cerita itu disampaikan Tata kepada teman sepermainan Obama, Slamet Yanuadi.
"Dulu Bapak Tata pernah cerita, kalau tidak salah waktu Lebaran kemarin. Katanya, ada pengusaha dari AS yang mau menawar rumahnya senilai Rp 150 miliar," kata Slamet.
Hal ini disampaikan Slamet kepada detikcom, saat melayat jenazah Tata Aboebakar Surono, di kawasan Taman Amir Hamzah, Matraman, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2008).
Jadi atau tidak? "Saya tidak tahu. Kalau mau tahu tanya ke keluarganya saja," sahut Slamet.
Pengamatan detikcom, bagunan rumah Obama tampak klasik. Ada 2 bangunan, rumah induk dan paviliun. Paviliun itulah yang dulu dikontrak oleh orangtua Obama.
Rumah tersebut bercat putih, dengan jendela yang dicat coklat. Rumah berpagar putih, dan terlihat terawat.
Sebelumnya, pengusaha asal Belanda, Bartelle Santema, juga pernah menyampaikan keinginannya untuk menyewa rumah tersebut. Bartelle akan menjadikan rumah kontrakan Obama itu sebagai bar. (aan/aan)











































