Keputusan tersebut merupakan buah kesepakatan setelah dilakukan pertemuan antara pengacara Pujiono, Komnas Perlindungan Anak dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah.
"Intinya yang terbaik itu adalah penundaan pernikahan. Anak dikembalikan ke orang tuanya. Semacam dititipkan begitu," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Seto Mulyadi (Kak Seto) kepada detikcom, Selasa (4/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumat atau Sabtu kita akan ketemu tim pengacara Syekh Puji untuk klarifikasi. Nggak ada masalah," katanya.
Hati Ulfah Hancur
Menurut Kak Seto, Ulfah sudah cukup stres dengan pemberitaan di media seputar dirinya. Hati Ulfah hancur karena kekerasan media terhadap dirinya.
"Ya dia mungkin takut jadi janda atau yang lainnya. Tolong dia jangan dilibatkan lebih jauh lagi dengan kasus ini. Dia masih anak-anak. Hancur hatinya gara-gara kekerasan media," pinta pria yang punya saudara kembar ini.
(gus/iy)











































