"Aduh, itu sangat memprihatinkan sekali. Sekolah harus bertanggung jawab itu," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi kepada detikcom, Selasa (4/11/2008).
Pria yang akrab disapa Kak Seto itu mengatakan, pihaknya akan mengecek ke sekolah tersebut. "Kita akan cek ke sana segera. Tindakan itu kalau benar tidak bisa dibenarkan. Itu kekerasan secara seksual," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang tua bisa melapor ke Komnas PA. Kita akan dampingi," ujarnya.
Ospek ekstra kurikuler Futsal SMA 26 Jakarta dengan menelanjangi para calon anggotanya telah berjalan 10 generasi. Salah satu korban, siswa kelas 10, Satria (bukan nama sebenarnya) mengungkapkan, setelah ditelanjangi, kelamin calon anggota dimain-mainkan selama 1 menit.
Peristiwa itu terjadi di rumah pembina futsal Joe (30). Karena kejadian itu, orang tua Satria melapor ke Polres Jakarta Selatan. (ken/iy)











































