"Namanya juga tinggal ditepi sungai, kalau kebanjiran ya biasa lah," ujar warga RT 10/ 1 Kampung Melayu Kecil, Wagiyo kepada detikcom, Senin (3/11/2008).
Meski sudah terbiasa dengan banjir, wargapun mengantisipasinya dengan berbagai hal. Dari menyediakan pelampung ban hingga tali buat mengevakuasi diri. "Kalau air naik dini hari pun langsung ada yang ngasih tahu. Ada tetap yang ronda," ujarnya.
Rumahpun dah dirancang antisipasi banjir. Jika air menerjang, tinggal buka seluruh pintu sehingga rumah tidak terhempas. Begitu juga jendela rumah yang dibikin memanjang ke atas. Selain itu, rumahpun dibikin panggung guna menampung alat-alat elektronik.
"Tapi kalau tingginya dah kelebihan yang terpaksa tv dll kita ungsikan," tambah Cahyo, warga setempat.
Pantauan detikcom, saat ini air sudah surut. Meskipun sungai masih penuh dengan air warga mulai berbenah. Sebagian warga akhirnya ramai-ramai membersihkan lumpur yang mengotori rumah mereka.
Bagaimana dengan anak-anak ?
"Mereka yang pertama kita evakuasi lah," pungkasnya (asp/gah)











































