Pamor SBY Bergantung Pada Penanganan Krisis Global

Pamor SBY Bergantung Pada Penanganan Krisis Global

- detikNews
Senin, 03 Nov 2008 19:34 WIB
Jakarta - Survei yang dilakukan oleh Indonesian Research and Development Institute (IRDI) menempatkan SBY sebagai capres terfavorit. Namun hasil itu bukan sebagai gambaran SBY akan dengan mudah kembali menduduki RI 1.

"Ini tergantung dari kemampuan pemerintah dalam menghandle krisis tersebut. Karena selama ini kepuasan rakyat digantungkan pada kepuasan ekonomi," kata Ketua DPP Partai Demokrat (PD) usai menghadiri paparan Survei Nasional Politik ke-3 di Hotel Millenium, Jl Fachrudin, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2008).

Salah satu faktor penentu kepopuleran calon incumbent adalah harga minyak dunia. Jika harga minyak dunia tidak stabil, maka pamor SBY akan merosot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kenaikan BBM seperti pada bulan Juli lalu sangat jelas membuat pamor pemerintah
semakin menurun walaupun dijelaskan oleh cara apapun. untuk itu perjalanan 5 sampai 8 bulan ke depan sangat berpengaruh," terangnya.

Sementara itu Wasekjen DPP Partai Golkar Abdullah Azwar Anas menyoroti kenapa partai lama tetap menjadi pilihan rakyat. Menurutnya, rakyat tidak mau memilih sesuatu yang tidak jelas.

"Partai lama lebih menjamin karena rakyat tidak mau beli kucing dalam karung dengan memilih partai baru," tandasnya.

(gah/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads