Salah seorang siswa yang menjadi korban acara cabul itu melaporkan ke Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jaksel, Senin (3/11/2008) sore ini.
"Saya disuruh telanjang bulat. Kalau tidak, saya tidak boleh masuk tim futsal," ujar korban yang juga siswa kelas 10, Satria (bukan nama sebenarny) kepada detikcom di Mapolres Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah telanjang, alat kelamin saya dimain-mainkan. Kurang lebih satu menitan," tambahnya.
Untuk meramaikan acara, mereka bermain kartu. Jika salah seorang kalah, harus mau telanjang bulat. "Katanya biar masuk tim futsal sekolah," kisah ABG yang memakai topi ini.
Atas tindakan ini. Orang tua korban, DH, melaporkan pelatih tim futsal tersebut ke polisi. Pelatih diadukan dengan pasal 281 tentang Pencabulan.
"Saya serahkan kasus ini ke kepolisian. Biar diselesaikan secara hukum," ujar orang tua korban yang tinggal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (asp/iy)











































