Hasil survei tersebut menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja SBY JK pada Oktober 2008 sebesar 55,6 persen. Padahal pada Juli 2008 hanya sebesar 41,7 persen untuk penilaian serupa.
Hal tersebut dipaparkan dalam acara Survei Nasional Politik ke-3 di Hotel Millenium, Jl
Fachrudin, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mayoritas responden merasa puas atas program SBY-JK di bidang kesehatan sebesar 57,9 persen, bidang keamanan 57,6 persen, untuk pendidikan 55,5 persen, dan pemberantasan korupsi 52,7 persen. Sedangkan hampir mayoritas responden 47 persen merasa puas terhadap program hukum," paparnya.
Namun, kepuasan responden bukan tanpa catatan. Ada beberapa hal yang responden nilai SBY-JK tidak bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat.
"Responden tidak puas pada program pengendalian sembako 63 persen dan program pengangguran dan kemiskinan sebesar 54,2 persen," tambah Nufrida.
Survei tersebut mengambil jumlah responden 2.000 orang yang dilaksanakan pada 6-13 Oktober. Sampling berumur di atas 17 tahun. Terbesar secara proporsional di 33 propinsi dan di 200 desa/ kelurahan.
(gah/iy)











































