Seperti dilansir Reuters, Minggu (2/11/2008), dalam kampanyenya di Columbus, Ohio, Obama mengingatkan pendukungnya untuk tidak kepedean.
"Jangan pernah percaya pemilu sudah selesai," kata Obama di hadapan sekitar 60.000 pendukungnya. Dia meminta mereka menggunakan hak suara dan berkampanye untuknya dalam rangka memenangkan pemilu Selasa besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pesaingnya, McCain, berkampanye di Pennsylvania yang menjadi harapan terbaik sekaligus mungkin terakhirnya untuk menyaingi Obama. McCain berjuang keras untuk mengungguli Obama yang diunggulkan oleh setiap poling nasional.
"Teman-teman, saya sudah banyak berkampanye. Saya tahu kapan momentum muncul," katanya saat berkampanye di Wallingford, Pennsylvania.
"Kita akan menang di Pennsylvania, dan kita akan memangkan pemilu ini. Saya merasakannya, dan saya tahu itu," lanjutnya.
Saat ini Obama unggul di kebanyakan negara bagian kunci, meski di beberapa tempat seperti Florida, Nevada, Virginia, dan Pnnsylvania Obama merosot dibanding McCain.
Menjelang pemilu, pertarungan kedua kandidat presiden negara adidaya itu makin seru. Obama selalu mengidentikkan McCain dengan Bush dan juga Wapres Dick Cheney yang tidak disukai. Sementara McCain selalu mengecam Obama sebagai seorang liberal yang akan menaikkan pajak pada industri kecil. Obama memang pernah menyatakan akan menaikkan pajak bagi mereka yang berpenghasilan lebih dari US$ 250.000 pertahun. (sho/ddt)










































