Berdasarkan pantuan detikcom di lokasi, Senin (3/11/2008), puluhan warga tampak menonton polisi yang tengah melakukan olah TKP. Namun mereka hanya bisa menyaksikan dari jauh karena telah dibatasai police line oleh aparat setempat. Kantor Gubenur Maluku Utara merupakan tempat yang banyak ditonton warga karena hari Senin merupakan hari awal masyarakat melakukan aktivitas bekerja.
Selain memasang police line di lokasi ledakan, polisi juga melakukan pemblokiran jalan di kediaman Gubernur Maluku Utara Thaib Armain. Hingga pukul 05.30 WIB, aparat setempat belum memberikan keterangan perihal pelaku ledakan bom tersebut.
Ledakan bom terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, menargetkan tiga sasaran yakni Kantor Gubenur Maluku Utara, Kantor DPRD Propinsi Maluku Utara, dan kediaman Gubenur Maluku Utara. Ledakan ini terasa hingga radius 3 Km, dan berlangsung secara berurutan dengan selang waktu yang hanya berkisar 10 menit untuk tiap ledakan.
(ddt/sho)











































