"Sudah tidak ada kekuatan jaringan Amrozi cs. Ancaman balas dendam yang disampaikan Amrozi itu hanya psy war," kata mantan pejabat intelijen di BAKIN Soeripto kepada detikcom, Minggu (2/11/2008).
Bagi Soeripto, polisi telah termakan psy war Amrozi cs. Tindakan polisi melakukan pengamanan ketat terhadap Kedubes asing dan 3 provinsi menunjukkan intelijen polisi kurang profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap psy war harus diidentifikasi, harus dianalisa sampai seberapa jauh mengandung potensi diwujudkan. Untuk membuat kebijakan harus dibaca tren atau kecenderungannya. Bila melihat kasus Amrozi, menurut Soeripto, potensi ancaman itu terwujud sangat kecil.
"Kalau toh ada potensi ancaman cukup dilokalisir saja di mana sebetulnya sarang teroris beroperasi," kata Soeripto.
(iy/nwk)











































