Ke LP Batu, Keluarga Amrozi Bawa Pesan Khusus

Jelang Eksekusi Mati

Ke LP Batu, Keluarga Amrozi Bawa Pesan Khusus

- detikNews
Sabtu, 01 Nov 2008 18:03 WIB
Lamongan - Keluarga terpidana mati kasus Bom Bali I, Amrozi dan Ali Gufron alias Muklas, asal Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, mengirim utusan khusus untuk menemui Amrozi di LP Batu, Nusakambangan, Cilacap.

Kedua utusan keluarga Tenggulun tersebut, Ali Fauzi adik kandung Amrozi dan Muchlas, serta Sumarno keponakan Amrozi. Mereka berangkat dengan kendaraan pribadi dari Pondok Al-Islam di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Sabtu (1/11/2008) sekitar pukul 14.00 WIB, usai saolat Dhuhur.

Mereka dijadwalkan sampai di Cilacap, Minggu pagi. Di sana mereka sudah ditunggu Tim Pembela Muslim (TPM) yang selama ini mendampingi terpidana mati kasus Bom Bali I, Amrozi, Muchlas dan Imam Samudra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kakak kandung Amrozi, Ja'far Shodiq menyatakan, keberangkatan mereka ke Nusakambangan membawa pesan khusus dari keluarga untuk terpidana mati Amrozi dan Muchlas.

Beberapa pesan yang akan disampaikan, diantaranya, meminta agar kedua putra mantan Sekdes Tenggulun almarhum H Nurhasyim itu, untuk tabah menghadapi segala kemungkinan dari eksekusi.

"Pesan yang akan disampaikan tidak banyak, kami meminta agar keduanya tabah menghadapi proses hukum. Keluarga memandang kalau sampai terjadi eksekusi tak lebih dari takdir yang musti diterima, meskipun saat ini kita masih melakukan upaya hukum," tegas Ja'far Shodiq saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Selain itu, kedua utusan keluarga yang sehari-hari sebagai ustadz di Ponpes Al-Islam di Desa Tenggulun tersebut, juga membawa pesan dari kedua istri Amrozi untuk sang suami di LP Nusa Batu, Nusakambangan. Untuk pesan dari kedua istri Amrozi, pihak keluarga tak bersedia menjelaskan karena dinilai sangat pribadi. (bdh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads