Pemantauan detikcom, penyebab kemacetan ini adalah kusutnya lalu lintas di pertigaan Cinangka, sekitar 1,5 KM dari perempatan Pamulang-Cirendeu. Kendaraan yang melaju ke arah Jakarta maupun kendaraan yang mengarah ke Parung, Bogor, serta kendaraan yang mengarah Cinangka benar-benar mampet.
Tidak ada kecelakaan apa pun di lokasi tersebut. Penyebab kusutnya pertigaan Cinangka ini, akibat pengendara saling serobot dan tidak sabar untuk antre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah bebas dari pertigaan Cinangka, kemacetan tetap terjadi hingga perempatan Pamulang-Cirendeu. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Bogor tetap berbaris dalam tiga lajur.
Yang memperparah kemacetan, banyaknya pengendara motor menuju arah Bogor, yang sebagian besar adalah kelompok touring yang memenuhi badan jalan. Kabarnya, para kelompok touring ini memang pawai bersama-sama menuju Puncak untuk memperingati hari ulang tahun keberadaan kelompok touring tersebut.
Tidak ada polisi yang menangani kusutnya lalu lintas kendaraan Parung-Jakarta dan Jakarta-Parung. Hanya ada satu polisi lalu lintas yang terlihat di perempatan Pamulang-Cirendeu. Dengan kondisi ini, perlu waktu dua setengah jam bagi pengemudi untuk menempuh jarak 4 KM. (rdf/asy)











































