Hadir mendampingi Presiden SBY, Mendagri Mardiyanto, Menhut MS Kaban, Menteri PU Joko Kirmanto, Menneg LH Rahmat Witoelar, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Dalam sambutannya, SBY mnjelaskan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat rawan akan bencana.
"Bangsa kita terbelah dalam 3 lempeng, Asia, Australia dan Pasific.Tiga lempeng tektonik tersebut setiap saat bisa berbenturan, dan konon saat berbenturan tersebut bisa menimbulkan bencana, tsunami, gempa, dan sebagainya," ujar SBY.
Di samping itu, menurut SBY, di Indonesia sering terjadi letusan -letusan gunung berapi. Oleh karena itu kita harus siap hidup di negeri ini dengan segal risikio yang ada. Mari kita siap untuk mitigasi bencana," lanjut SBY.
Banyaknya musibah tersebut, menurut SBY bisa diringankan dengan peran serta masyarakat dalam mengatasi bencana. Sehingga dengan terbentuknya Gladian Panji Geografi diharapkan mampu meringankan peran pemerintah.
"Yang harus kita lakukan adalah untuk mengurangi berbagai dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut," pungkasnya.
Gladian Panji Geografi telah melakukan latihan mitigasi bencana di Situ Lembang tersebut sejak ranggal 28 Oktober lalu dan berakhir hari ini. Para peserta yang berjumlah 683 pemuda tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia. Mereka nantinya akan kembali ke daerah masing-masing dan menjadi relawan jika terjadi bencana.
(anw/rdf)











































