Dua tahun lalu, Dr Bernhard Moeller memenuhi panggilan pemerintah federal Australia dan komunitas Kota Horsham untuk mengisi kekurangan dokter di kota itu. Dia pun pindah dari Jerman memboyong istrinya, Isabella dan Lukas, putranya yang berusia 13 tahun.
Sejak itu Moeller menjadi satu-satunya dokter di Kota Horsham. Visa kerja temporer Moeller sebenarnya valid hingga tahun 2010. Namun aplikasi Moeller untuk menetap permanen di Australia telah ditolak pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen menganggap kecacatan Lukas sebagai beban bagi para pembayar pajak Australia sehingga tak bisa mendapatkan permanent residency.
Dikatakan bahwa perawatan Lukas bisa mengakibatkan biaya signifikan bagi komunitas Australia dalam layanan kesehatan.
Moeller pun memprotes keputusan tersebut. "Saya punya harta untuk merawat dia dan saya akan merawat dia," cetus Moeller seperti dilansir Herald Sun, Sabtu (1/11/2008).
Masyarakat Horsham pun berang dengan keputusan itu. Mereka mendesak otoritas untuk mencabut keputusan tersebut. Horsham berpenduduk 20 ribu jiwa.
Sejumlah pejabat pemerintah Victoria juga mendukung Moeller. Mereka pun mendesak Departemen Imigrasi untuk mencabut keputusan yang dianggap sebagai diskriminasi itu.
(ita/ita)











































