Penerbit: Tujuannya Bukan Cari Sensasi

Buku HM Misbach Bergambar Palu Arit

Penerbit: Tujuannya Bukan Cari Sensasi

- detikNews
Sabtu, 01 Nov 2008 14:18 WIB
Jakarta - Buku HM Misbach; Kisah Haji Merah ditarik Kejagung karena bersampul palu arit yang identik dengan gerakan komunis. Namun penerbit buku karya Nor Hiqmah itu menegaskan tak ada niat untuk membangkitkan komunisme dengan pemasangan emblem tersebut.

"Tujuannya bukanlah untuk mencari sensasi, membangkit-bangkit, menghidup-hidupkan komunisme tetapi lebih didorongkan oleh kepentingan akademis," kata Direktur Komunitas Bambu JJ Rizal saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (1/11/2008).

Rizal mengatakan, kebanyakan buku-buku yang diterbitkan Komunitas Bambu merupakan kajian akademis dan disasar sebagai bahan bacaan akademis. "Penampilan gambar itu karena buku itu memang membahas si tokoh dan pemikirannya sehingga pembaca dengan melihat gambar itu akan lebih kuat dalam mendapatkan imajinasi historis tentang si tokoh," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kejagung telah mendatangi Gramedia Matraman untuk meminta buku karya seorang mahasiswa Fakultas Filsafat UGM Nor Hiqmah itu ditarik. Kejagung menanyakan apakah penggunaan gambar palu arit dalam sampul itu berizin atau tidak.

Menurut Rizal, kini buku-buku itu telah ditarik dari peredaran. Namun penarikan tidak dilakukan serentak karena Gramedia perlu berkoordinasi dengan seluruh toko di Indonesia. (ken/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads