Serangan tersebut tadinya menargetkan militan Arab yang diidentifikasi sebagai Abu Kasha Iraqi. Namun tidak jelas apakah dia termasuk di antara korban tewas.
Demikian diungkapkan pejabat-pejabat Pakistan yang minta dirahasiakan identitasnya, seperti dilansir harian Inggris, The Telegraph, Sabtu (1/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Pakistan pun berang. Islamabad telah menyampaikan protes keras kepada Washington atas serangan militer itu.
Serangan pertama terjadi di Desa Mir Ali di Waziristan Utara. Sebanyak 20 orang tewas dalam serangan itu.
Militer AS jarang mengkonfirmasi ataupun membantah berbagai insiden gempuran tersebut. Identitas mereka yang terbunuh juga jarang diungkap ke publik. Namun menurut penduduk setempat, warga biasa, bahkan kadang-kadang wanita dan anak-anak juga menjadi korban. (ita/ita)











































