"Saya lebih baik dipenjara. Saya mau tebus dosa saya," ujar pengacara Yati, Haposan Hutagalung, menirukan suara kliennya ketika dihubungi detikcom, Jum'at (31/10/2008).
Haposan mengatakan bahwa Yati membunuh suaminya karena dendam dan sakit hati. Yati sering kali mendapatkan perlakuan kasar dari korban yang tiada lain adalah suaminya, Hendra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Yati kepada penyidik mengungkapkan bahwa dirinya sakit hati dan cemburu. Sang suami, Hendra lebih sayang pada istri ketiganya, Dewi.
"Bahkan lagi 'main' sama Yati, Hendra ditelepon Dewi dan mengatakan pada Dewi kalau Yati sedang di luar," ujar Haposan. (mei/irw)











































