Aziz ditemukan pertama kali dalam kondisi tak bernyawa oleh perawat bernama Fauzi saat hendak mengontrol para pasien sekitar pukul 19.00 Wita, Jumat (31/10/2009). Temuan mengagetkan ini langsung dilaporkan ke polisi.
''Begitu datang polisi,baru berani mayatnya kita turunkan,'' kata Fauzi kepada detikcom di RS Jiwa Atma Husada Mahakam Jl Kakap Kelurahan Selili, Samarinda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
depresi ringan.
''Dengan keluarganya, bicara seringkali tidak nyambung. Dia juga sempat menolak dirawat di RSJ karena merasa tidak sakit jiwa,'' ujar Fauzi.
Hingga pukul 23.30 Wita, jenazah Aziz masih berada di ruang perawatan menunggu keluarganya untuk dibawa pulang ke kediamannya.
Kapolsek Samarinda Utara AKP Andrias Susanto saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini mengatakan masih melakukan penyelidikan. Barang bukti berupa sarung diamankan beserta hasil keterangan Fauzi akan dijadikan dasar penyelidikan.
''Dugaan sementara korban ketakutan karena dimasukkan ke RSJ. Sepertinya saat menggantung leher dengan sarung, korban sadar melakukan itu,'' kata Kapolsek.
(djo/djo)











































