"Sehingga ketika ia (Sultan) memenuhi permintaan capres (dari rakyat), bukan masyarakat saja yang ingin terealisasi, sebagian besar teman di DPD juga menginginkannya," ujar Wakil Ketua DPD Laode ida.
Hal tersebut disampaikan Laode dalam disksusi bertajuk 'Membaca Peluang Sultan' di Gedung DPD, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemimpin negara ini tidak bisa lagi berspekulasi tentang daerah, harus tahu tentang daerah. Sultan sudah pasti tahu seluk beluk problem daerah," ujar senator asal Sulawesi Tenggara itu.
Sementara itu, pengamat politik Fachry Ali yang juga hadir dalam diskusi mengatakan, keinginan DPD agar Sultan menjadi presiden dikarenakan hanya Sultanlah yang paling potensial untuk maju sebagai perwakilan tokoh daerah.
"DPD mencoba mendukung Sultan karena melihat darah biru yang ada dalam sultan diri sendiri. Karena kalau Fadel (Muhammad, Gubernur Gorontalo) diajukan tidak mungkin, yang paling mungkin sultan," ujar Fachry.
Dalam kesempatan itu, Laode menilai perpaduan antara figur daerah dan figur nasional adalah yang paling cocok untuk membawa bangsa ini selanjutnya. (lrn/irw)











































