"Kontrak politik untuk mengukur keberhasilan koalisi itu hal yang utama. Masalah figur itu nomor dua," ujar Sekjen PKS Anis Matta dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/10/2008).
Hadir juga dalam diskusi Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Sekjen PAN Zulkifli Hasan, Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso, dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agar tidak ada partai yang abu-abu, biar jelas mana yang mendukung pemerintah dan mana yang oposisi," ungkap Anas.
Lebih lanjut Anas menjelaskan, kontrak politik sebagai syarat koalisi yang kuat juga harus merinci program kerja yang akan dijalankan pasangan calon jika terpilih. Hal itu dimaksudkan agar pemerintah fokus dalam menjalankan program kerjanya.
"Tidak semua hal dalam suatu pemerintahan bisa diselesaikan dalam waktu 5 tahun," pungkas mantan anggota KPU ini. (lrn/irw)











































