Warga juga tidak mempersoalkan lokasi pemakanan dua terpidana mati Bom Bali I tersebut. Kepala Desa Tenggulu Abu Sholeh menyatakan bahwa sampai saat ini tidak ada tanda-tanda mengenai pelaksanaan eksekusi dua warganya itu.
Pihak kelurahan juga tak mau ikut campur tangan mengenai lokasi pemakamannya. Alasannya, kata Abu, pihaknya takut menyinggung perasaan keluarga Amrozi dan Muklas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ketika disinggung tentang dua galian di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Tenggulun, yang kabarnya untuk liang kubur Amrozi dan Muklas, Abu justru tertawa.
"Bukan mas. Di kampung ini, kalau ada warga yang meninggal dunia baru akan digali makamnya. Dua lubang itu dulu memang akan digunakan untuk memakamkan warga. Karena banyak bebatuan di dalamnya sehingga tidak jadi digunakan," jelasnya.
(gik/djo)










































