"Kita memang ada rencana untuk menjenguknya. Tapi kapan, kami masih menunggu koordinasi dulu dengan TPM (Tim Pembela Muslim)," ujar Ustadz Khozin kakak kandung Amrozi dan Muklas kepada detiksurabaya.com di rumahnya di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jumat (31/10/2008) pukul 19.50 WIB.
Namun jika jadi berangkat ke Lapas Nusakambangan, kata Khozin, tidak seluruh keluarganya akan ikut serta melainkan hanya perwakilan saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semenjak, kabar Amrozi dan Muklas bersama Imam Samudra akan dieksekusi dalam waktu dekat ini, keluarga Amrozi di Tenggulun mulai menutup diri. Rumah Amrozi yang berada di dekat Masjid Baitul Mutaqin yang ditempati ibunya Hj Tariyem tertutup rapat. Bahkan saat dicegat detiksurabaya.com usai salat Maghrib, ibunda Amrozi enggan memberikan komentar.
Demikian pula Ustadz Khozin. Meski bersedia memberikan keterangan namun itupun dilakukan secara singkat. Termasuk ketika detiksurabaya.com menemui di rumahnya hanya ditemui di pintu yang dibuka separuh.
"Mohon maaf. Saya tidak bisa memberikan komentar. Karena sampai saat ini kami belum mendapatkan kabar secara resmi dari pihak berwenang," kata dia memungkasi. (gik/djo)











































