Nama Kaban Kembali Disebut

Suap GPS Dephut

Nama Kaban Kembali Disebut

- detikNews
Jumat, 31 Okt 2008 18:46 WIB
Nama Kaban Kembali Disebut
Jakarta - Nama Menteri Kehutanan MS Kaban kembali disebut-sebut dalam sidang kasus suap pengadaan Global Positioning System (GPS) di Dephut dengan terdakwa Al Amin Nur Nasution. Setelah sebelumnya nama Kaban muncul dalam percakapan antara Al Amin dengan ketua lelang proyek Eko Wijayanto, kini nama Kaban muncul dalam percakapan antara Al Amin dengan mantan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Dephut, Wandoyo Siswanto.

Rekaman percakapan yang dilakukan tanggal 10 Januari 2008 itu diperdengarkan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2008).

Dalam rekaman tersebut, terungkap Kaban juga merupakan salah satu penerima uang dari Datascript dan Leica.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekedar info, dari Datascript ada Rp 300 juta. Dari Leica ada Rp 550 juta. Itu sudah including buat Pak Wandoyo, Ibu Etik, Ali Arsyad, dan panitia. Dan untuk Bang Kaban sama saya itu saya yang pegang," kata Al Amin dalam rekaman percakapan tersebut.

Rekaman lain yang diperdengarkan menunjukkan rencana pertemuan Al Amin dendan Ali Arsyad (Sekretaris Baplan dan pejabat pembuat komitmen).

"Ketemu Pak Ali Arsyad, terkait dengan Datascript dan Leica itu," ujar Al Amin kepada Wandoyo dalam rekaman percakapan tersebut.

Meski rekaman telah diperdengarkan, namun Al Amin masih mengelak. Dia mengaku lupa itu adalah suaranya.

"Saya lupa," ujarnya ketika dikonfirmasi oleh majelis hakim apakah itu benar suara dia.

Sidang akan dilanjutkan Jumat, 6 November, dengan agenda keterangan saksi. Saksi yang akan didatangkan jaksa adalah Yusuf E Faisal, Sarjan Taher, Sofyan Robain, dan Chandra Antonio Tan. (sho/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads