"Kita akan pelajari dulu tuntutannya, kalau memang benar salah ya minta maaf," ujar Ketua Badan Humas DPP PKS Ahmad Mabruri saat dihubungi detikcom, Jumat (31/10/2008).
Sebelumnya, PP Pemuda Muhammadiyah dan Generasi Muda NU dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Sumatera Utara memprotes penayangan iklan tersebut. Tokoh-tokoh yang dimaksud selama ini identik dengan organisasi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka adalah tokoh-tokoh yang luar biasa," ungkapnya.
Hingga saat ini, dijelaskan Mabruri, belum ada ormas maupun parpol yang secara resmi melayangkan surat protes kepada PKS terkait iklan ini. Meski begitu, jika dianggap salah karena tidak kulonuwun terlebih dahulu sebelum penayangan, PKS akan meminta maaf.
"Kalau memang diperlukan, PKS akan minta maaf. Apa saja yang penting damai, kan mau pemilu," pungkasnya. (mok/gah)











































