Jumlah pemilih awal ini tercatat paling banyak dalam sejarah pemilihan presiden Amerika Serikat. Di Florida tercatat 2, 5 juta pemilih awal, di Georgia 1,4 juta dan California sekitar 2 juta.
Kubu Barack Obama, capres dari Partai Demokrat, nampaknya bisa tersenyum. Sebab, menurut jajak pendapat yang dilakukan harian the Washington Post dan televisi ABC terhadap mereka yang sudah memilih, sebanyak 59 persen memilih Barack Obama dan 40 persen memilih John McCain.
"Kami gembira melihat banyaknya pemilik awal di Nevada, Ohio, Florida. Kami rasa ini akan berlanjut sampai tanggal 4 November nanti," ujar manajer kampanye Obama David Plouffe dalam surat elektroniknya yang diterima detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toh begitu kubu John McCain tetap yakin bahwa calonnya akan bisa mengalahkan Obama pada pemilu pekan depan. Mike DuHaime, direktur politik kampanye McCain mengatakan bahwa beberapa hari ke depan ini, pemilih awal dari luar negeri yang mayoritas pendukung Partai Republik akan masuk dan akan mengubah peta perolehan suara.
"Jadi, saya tidak merasa cemas dengan jumlah angka sekarang ini," ujar dia.
Dalam pemilu presiden yang berlangsung ketat seperti ini, lima hari bukan waktu yang pendek. Dari berbagai jajak pendapat, sampai saat ini Obama mengungguli John McCain. Bahkan, ia unggul di sejumlah negara bagian yang sebelumnya dikenal menjadi basis Partai Republik seperti Florida, Virginia dan Orlando.
Tapi, sebelum tanggal 4 November terlewati, segala sesuatunya bisa terjadi. McCain pun juga pantang menyerah. Ia berharap warga AS yang sampai sekarang masih belum menentukan pilihan akan memilihnya pada hari Selasa, 4 November 2008.
Siapa kandidat terkuat pilihan Anda? Anda bisa menentukannya lewat Polling Pilpres AS berhadiah Blackberry dan iPod.
(eis/asy)











































