"Ya karena tidak ada lagi yang ambil dan dari dus itu juga kami cium bau bangkai yang menyengat," ujar kernet bus Prima Asli, Adang kepada detikcom di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/10/2008).
Tanggal 30 September lalu, sekitar pukul 06.00 WIB, Adang beserta rekannya yang lain yaitu Asep, Mimin dan Hendi tiba di Jakarta. Setibanya di Jakarta, mereka tidak langsung menuju pool bus di Labuan, Pandeglang, namun mereka beristirahat dulu di Terminal Kalideres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar pukul 11.00 WIB, mereka pun menuju pool bus di Labuan, Pandeglang. Mengingat bus akan dibersihkan, mereka akhirnya berhenti di jembatan Cibama.
"Kita sempat buka sedikit kereseknya. Tapi pas dibuka, baunya langsung menyengat," ujar Asep.
Tanpa berpikir panjang lebar, Asep pun membuang dus tersebut ke Sungai Cibama. Sedangkan Sungai Cibama sendiri berjarak satu kilometer dari laut. (mei/ape)










































