Pasang KH Ahmad Dahlan di Iklan, PKS Diprotes Ortom Muhammadiyah

Pasang KH Ahmad Dahlan di Iklan, PKS Diprotes Ortom Muhammadiyah

- detikNews
Kamis, 30 Okt 2008 21:30 WIB
 Pasang KH Ahmad Dahlan di Iklan, PKS Diprotes Ortom Muhammadiyah
Medan - Iklan politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menampilkan gambar pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, terus menuai protes. Kali ini protes dilancarkan empat organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Sumatera Utara (Sumut), yaitu Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Remaja Muhammadiyah.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut Anang Anas Azhar mengaku sangat tersinggung dengan iklan audio visual tersebut. Sebab, dalam iklan yang sudah tayang di televisi itu, PKS membawa-bawa nama dan gambar tokoh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan ke dalam ranah politik. Perlakuan PKS terhadap KH Ahmad Dahlan demi menuai suara di Pemilu 2009 ini dinilai sebagai pragmatisme politik yang konyol. Hal ini telah melukai perasaan keluarga Muhammadiyah sekaligus tamparan keras terhadap internal Muhammadiyah.Β  Β 

"Ini penghinaan yang sangat keterlaluan. Karena PKS telah melakukan berbagai cara dalam upaya menarik simpati. Di antaranya dengan mempolitisasi simbol-simbol organisasi keagamaan seperti menggunakan gambar KH Ahmad Dahlan," kata Anang kepada wartawan di Gedung Muhammadiyah Sumut Jl. Sisingamangaraja, Medan, Kamis (30/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anang yang berbicara mewakili keempat organisasi tersebut menyatakan, warga Muhammadiyah sendiri, selama ini tidak pernah membawa-bawa nama KH Ahmad Dahlan dalam ranah politik. Padahal, kader-kader Muhammadiyah itu berkecimpung di Partai Amanat Nasional (PAN). Kader Muhammadiyah tidak pernah membawa-bawa nama KH Ahmad Dahlan dalam menarik simpati untuk kebesaran partai. Ini sebagai bentuk penghormatan kader-kader PAN terhadap KH Ahmad Dahlan.

"Sebab itu PKS lebih santun dalam berpolitik, tidak menyinggung perasaan umat, khususnya warga Muhammadiyah. Janganlah membawa-bawa nama atribut organisasi keagamaan dalam berpolitik. PKS hendaknya tidak menghalalkan segala cara dalam berpolitik," ujar Anang.

Pada kesempatan itu, para pimpinan Ortom Muhammadiyah itu juga sepakat akan melayangkan surat protes keras kepada PKS. Tidak hanya itu, mereka juga akan langsung meminta KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengambil tindakan tegas terhadap PKS.Β  (rul/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads