Hal itu dikemukakan Dubes RI untuk Republik Ceko Salim Said dalam pidato sambutan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-80 di KBRI Praha, Rabu (29/10/2008), diikuti para mahasiswa Indonesia, WNI dan warga Ceko peminat Indonesia.
Menurut Said, Sumpah Pemuda yang dicetuskan oleh para wakil bangsa Indonesia 80 tahun lalu merupakan ‘kelahiran roh bangsa Indonesia’ dan dilanjutkan dengan proklamasi sebagai tahapan lahirnya bangsa Indonesia sebagai suatu ujud badan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klimaks peringatan Sumpah Pemuda secara sederhana di Praha itu adalah sosialisasi oleh Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler Gustaav Ferdinandus mengenai UU No 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI bagi orang-orang terhalang pulang untuk mendapatkan kembali kewarganegaraan Indonesia.
Mereka umumnya adalah eks Mahid, yakni Mahasiswa Ikatan Dinas ke Luar Negeri, notabene para pelajar terbaik yang disaring di zaman Bung Karno untuk disekolahkan ke berbagai negara. Mereka menjadi korban pertikaian politik 1965 dan setelah itu tidak bisa pulang kembali ke tanah air.
Sosialisasi lainnya tentang Pemilu 2009 disampaikan oleh Ketua PPLN Ceko Ardian Ulvan. Ardian mengajak semua WNI yang mempunyai hak pilih untuk ikut memilih wakilnya sebagai salah satu wujud pertanggungjawaban dalam menentukan arah masa depan bangsa Indonesia.
Sebelumnya KBRI Praha pada Mei 2008 lalu telah mengadakan seminar internasional dengan mengundang pembicara Bill Liddle, Rudolf Mrazek dan Taufik Abdullah. "Untuk memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional, 80 Tahun Sumpah Pemuda dan 10 Tahun Reformasi," Pelaksana Fungsi Pensosbud Azis Nurwahyudi kepada detikcom menjelaskan.
Peringatan Sumpah Pemuda itu diakhiri dengan pemutaran film Badai Pasti Berlalu. "Pemutaran film Indonesia ini merupakan acara rutin KBRI Praha untuk mempromosikan Indonesia," demikian Azis.
(es/es)











































