"Mereka meminta apa ada kemungkinan diringankan hukumannya menjadi seumur hidup," kata Menlu Hassan Wirajuda usai menghadiri pertemuan Menlu Nigeria, Ojo Maduekwe, dengan Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2008).
Menurut dia, permintaan pemerintah Nigeria atas desakan dari Parlemen Nigeria dan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikitnya 18 warga Nigeria divonis mati. 2 Di antaranya sudah didor. Sedangkan 13 lainnya sudah divonis dan sisanya baru diproses.
Selain soal vonis mati, lanjut Hassan, pemerintah Nigeria menginginkan kerjasama yang intensif di bidang ekonomi.
"Seperti yang kita ketahui, neraca perdagangan kita mencapai US$ 300 juta. Perusahaan kita di sana ada 9 yang beroperasi dan sebagai negara yang mayoritas penduduknya sesama muslim, mereka mengharapkan kerjasama ekonomi ditingkatkan," papar dia.
Lebih lanjut, Hassan menambahkan Nigeria ingin belajar kepada RI untuk menangani konflik secara damai. "Karena seperti di Indonesia, di Nigeria banyak terjadi konflik," kata Hassan. (aan/irw)










































