"Namun demikian ledakan ini tidak berdampak apa-apa, sebab kilang tersebut memang sedang tidak digunakan," kata Kahumas Pertamina UP 6 Balongan, Daryanto, Rabu (29/10/2008).
Daryanto menjelaskan, ledakan yang terjadi bukan tindak sabotase dari pihak-pihak tertentu. Ledakan terjadi akibat adanya kilatan atau akumulasi gas residu bertemu dengan oksigen. Insiden itu terjadi di kilang Atmosfer Residu Hidro De Metalizer (ARHDM) yang berada di area 120.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di kilang Pertamina Balongan sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadian ini membuat 6 pekerja dan seorang mengalami luka bakar. (djo/gah)











































