Berencana Bunuh Obama, Pemuda 18 Tahun Minta Maaf

Berencana Bunuh Obama, Pemuda 18 Tahun Minta Maaf

- detikNews
Rabu, 29 Okt 2008 12:55 WIB
Berencana Bunuh Obama, Pemuda 18 Tahun Minta Maaf
Arkansas - Seorang pemuda yang ditangkap karena berencana membunuh capres AS Barack Obama meminta maaf atas perbuatannya. Permintaan maaf itu disampaikan pihak keluarga Paul Schlesselman, remaja berumur 18 tahun yang ditangkap di Tennessee, AS.

Kayla Schlesselman, saudara perempuan Paul mengakui, pemuda itu memang tidak menyukai orang kulit hitam. Namun rencana pembunuhan itu tidak serius.

"Dia minta maaf atas semua perbuatannya," kata Kayla di rumah keluarga tersebut di Helena-West Helna, Arkansas.

Dikatakan Kayla, Paul memang tidak menyukai komunitas kecil mereka di Helena-West Helna karena didominasi warga kulit hitam. Demikian seperti dilansir International Herald Tribune, Rabu (29/10/2008).

Otoritas AS mengumumkan bahwa Paul bersama Daniel Cowart (20) telah berencana merampok toko senjata dan akan melakukan pembunuhan massal sekitar 100 warga AS berkulit hitam. Puncak aksi teror mereka akan diakhiri dengan pembunuhan Obama.

Namun ayah Paul, Mike mengatakan tidak yakin jika putranya itu akan melakukan plot tersebut. Menurut Mike, itu hanya omong kosong belaka.

Pada Senin, 27 Oktober lalu, otoritas AS mengumumkan telah menangkap Paul dan Daniel. Kedua pemuda kulit putih itu mengancam akan membunuh Obama. Keduanya juga berencana melakukan pembunuhan massal sekitar 100 warga kulit hitam AS.

Siapa kandidat terkuat pilihan Anda? Anda bisa menentukannya lewat Polling Pilpres AS berhadiah Blackberry dan iPod.

(ita/nrl)


Berita Terkait