Kubu Republik Panik, Demokrat Akan Kuasai Gedung Putih & DPR

Laporan dari Washington

Kubu Republik Panik, Demokrat Akan Kuasai Gedung Putih & DPR

- detikNews
Rabu, 29 Okt 2008 07:00 WIB
Kubu Republik Panik, Demokrat Akan Kuasai Gedung Putih & DPR
Washington - Pemilu presiden Amerika Serikat akan digelar pada 4 November 2008 mendatang. Tapi bersamaan dengan itu, akan digelar juga pemilu anggota DPR dan Senat.

Kalau hasil berbagai jajak pendapat dan ramalan para pakar politik terbukti  benar, maka setelah 4 November nanti, warga AS akan menghadapi realitas politk baru, yakni Partai Demokrat mendominasi sistem pemerintahan Amerika atau yang dikenal dengan One-Party Rule, pemerintahan satu partai.

Gedung Putih diperkirakan akan diduduki Barack Obama, dan para Angota DPR dan Senator Partai Demokrat akan menjadi mayoritas di Kongres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Partai Demokrat menguasai 235 kursi di DPR, sementara Partai Republik 199 kursi. Di Senat, Partai Demokrat dan Partai Republik sama-sama menguasai  49 kursi. Dalam pemilu kali ini diperkirakan Partai Demokrat akan berhasil merebut antara 20-30 kursi lagi di DPR, dan di Senat diperkirakan akan mendulang antara 4-8 kursi lagi.

Kemungkinan inilah yang dicemaskan Partai Republik. Tak heran jika  seminggu menjelang Pemilu, capres Partai Republik John Mcain dan para tokoh partai berlambang gajah ini mengingatkan publik Amerika akan bahaya pemerintahan satu partai ini.

Dalam sebuah kampanye di Zanesville, Ohio, McCain mengatakan dominasi Partai Demokrat di Gedung Putih dan Kongres akan menggeret arah pendulum politik AS terlalu ke kiri.

"Anda bisa membayangkan Obama, Reid, dan Pelosi. Pajak dan pengeluaran, pajak dan pengeluaran," pekik McCain di hadapan 5 ribu pendukungnya.

Harry Reid adalah Ketua Fraksi Senat Partai Demokrat dan Nancy Pelosi adalah Ketua DPR yang juga berasal dari Partai Demokrat. Di mata McCain dan pendukung Partai Republik, di bawah kepemimpinan trio ini, kebijakan pemerintah akan semakin liberal yang salah satu cirinya adalah kenaikan pengeluaran pemerintah dan kenaikan pajak.

Sementara itu kubu Partai Demokrat mengatakan bahwa kekhawatiran akan bahaya pemerintahan satu partai ini merupakan refleksi dari kepanikan kubu McCain saja. Ketua DPP Partai Demokrat Howard Dean bahkan mengatakan ia menyambut dengan anstusias lahirnya pemerintahan satu partai ini.

Menurutnya Partai Republik punya kesempatan untuk memerintah tapi mereka telah gagal, dan sudah waktunya memberi kesempatan kepada Partai Demokrat. Dia juga menampik tudingan bahwa pemerintahan Partai Demokrat akan membahayakan warga AS.

"Anda tidak bisa mempercayai Partai Republik untuk mengelola uang anda. Mereka akan pinjam dan membelanjakan, pinjam dan membelanjakan, pinjam dan membelanjakan," ujar mantan Gubernur Vermont kepada saluran televisi kabel MSNBC hari Senin kemarin.

Partai Demokrat beberapa kali menguasai Gedung Putih dan Kongres. Terakhir adalah saat Presiden Clinton mengambil alih Gedung Putih tahun 1992 lalu. Namun dominasi ini tidak bertahan lama karena pada 1994, Kongres dan Senat jatuh ke tangan Partai Republik. (eis/ndr)


Berita Terkait