Mega kehujanan untuk mendekati pendukung PDIP di bagian depan panggung di Alun-alun Utara Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (28/10/2008).
Bahkan Mega sampai dihampiri anaknya, Puan Maharani, yang memintanya untuk mundur ke belakang panggung. Akhirnya Mega menuruti omongan Puan. Kemudian Mega berorasi dengan berapi-api dan melambaikan tangan kepada ratusan pendukungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangguuuuuup!" jawab ribuan pendukungnya.
Mega juga menuturkan perekonomian dunia saat ini sedang terpuruk. Namun Mega meminta pendukungnya untuk bersabar.
"Jangan takut, yang kita butuhkan adalah pimpinan yang bisa menjadikan negara kita besar kembali. Kita harus tetap semangat sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda," kata Mega yang mengenakan baju merah dan celana hitam ini.
Sementara itu, karena hujan, peserta Kirab Merah putih yang awalnya berjumlah ribuan kini hanya berjumlah ratusan. Mereka tetap membawa bendera merah putih dan mendengar orasi Mega di tengah guyuran hujan.
Setelah berorasi, Mega turun dari panggung dan langsung diserbu pendukungnya untuk berebut salaman. Mega sempat kesulitan berjalan menuju mobilnya namun akhirnya dapat diatasi setelah beberapa satgas menghalangi pendukung mendekati Mega.
(nik/nrl)











































