Penarikan telur itu dilakukan setelah otoritas Hong Kong mengumumkan ditemukannya kandungan melamin pada telur-telur asal China. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (28/10/2008).
Carrefour dan peritel domestik seperti Huarun Wanjia dan Baijia telah menarik telur merek "Kekeda" yang diproduksi Hanwei Group, salah satu produsen susu terbesar China. Telur bermelamin yang ditemukan di Hong Kong berasal dari Hanwei Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Han, perusahaannya sebenarnya telah menemukan bahan kimia melamin tersebut pada bahan pakan yang diberikan ke ayam pada September lalu. Dan sejak itu langsung berhenti menggunakannya. Namun Han tidak menyebutkan dari mana bahan pakan tersebut berasal.
Sebelumnya pemerintah Hongkong menjelaskan telah menemukan 4,7 parts per million (ppm) melaminย pada telur-telur yang berasal dari ternak ayam petelur Dalian Hanwei Enterprise Group, Dalian, kota pelabuhan di timur laut China.
Menteri Pangan dan Kesehatan Hongkong York Chow menjelaskan, kemungkinan melamin berasal dari pakan untuk ayam petelur. (ita/nrl)











































