"Pesawat itu dalam penerbangan dari Jakarta ke Pangandaran untuk penerbangan internal," ujar pemilik SusiAir, Susi Pudjiastuti, pada detikcom, Selasa (28/10/2008).
Susi menyatakan, selain dipakai untuk urusan internal, pesawat itu juga biasa digunakannya sendiri. "Biasa saya pakai jalan-jalan," ujar pengusaha murah hati ini.
Menurut Susi, dalam perjalanan, pilot mendengar ada suara yang tidak beres. Karena itulah pilot memutuskan untuk mendarat di daerah terdekat dan mendapat lapangan tembak di dekat Pusat Pendidikan Infrantri, Cipatat, Bandung.
"Pesawat ini irit, ini pesawat canggih. Ini bukan pesawat rakitan, ini pesawat betulan," kata Susi yang pernah meraih Entrepreneur of The Year 2005 versi Ernst & Young ini.
Pesawat empat kursi itu berisi 3 orang yaitu seorang pilot berkebangsaan New Zealand dan dua teknisi. Semuanya selamat.
(nrl/gah)











































