Menurut seorang petugas Ditjen Sejarah dan Purbakala yang memeriksa, salah satu senjata keris berasal dari Mataram NTB. Dia yakin keris tersebut bisa terbang.
"Jika diperiksa secara detail akan memakan waktu 2 hari," ujar seorang petugas Ditjen Sejarah dan Purbakala di rumah yang berlokasi di Jl Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2008).
Saat ini 8 orang petugas masih memeriksa ratusan senjata tajam kuno tersebut dengan cairan kimia dan sejumlah peralatan arkeologi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak menyangka jika tamu-tamu tersebut ternyata sedang melakukan transaksi benda-benda purbakala," jelasnya.
(rdf/nrl)











































